Tidur Berkualitas Penting di Usia Tua

Oleh: Tom Lazuardi |
Pospapua.com, Riverside – Saat usia makin bertambah, ada baiknya untuk berupaya mendapatkan tidur berkualitas dan senantiasa menjaga suasana hati agar terus bagus (good mood). Mengapa? Karena keduanya bisa meningkatkan kondisi memori kerja di dalam otak sehingga tak gampang pikun.
Tim psikolog dari University of California, Riverside, di Amerika Serikat melakukan dua penelitian untuk mengkaji efek dari tidur, usia, dan suasana hati terhadap memori kerja dalam otak. Hasil penelitiannya dilaporkan dalam Journal of the International Neuropsychological Society.
Mereka menemukan hubungan kuat sebagai kinerja memori kerja dan tiga faktor yang berhubungan dengan kesehatan: tidur, usia, dan suasana hati yang tertekan. Masing-masing faktor ini terkait dengan berbagai aspek dalam memori kerja.
Memori kerja adalah blok bangunan dasar bagi pola-pola berpikir dalam otak. Ini bagian dari memori jangka pendek yang untuk sementara menyimpan dan mengelola informasi yang diperlukan untuk tugas-tugas kognitif sebagai lain pembelajaran, penalaran, dan pemahaman.
Memori kerja terlibat dalam banyak fungsi kognitif yang lebih tinggi, termasuk kecerdasan, pemecahan masalah kreatif, bahasa, dan perencanaan tindakan. Memori kerja memainkan peran utama dalam bagaimana kita memproses, menggunakan, dan mengingat informasi.
Para peneliti, yang dipimpin asisten profesor psikologi Weiwei Zhang, menemukan bahwa usia berhubungan negatif dengan aspek ‘kualitatif’ (seberapa kuat atau seberapa akurat) memori kerja. Praktisnya; semakin tua seseorang maka semakin lemah dan semakin kurang tepat daya ingatnya.
Di sisi lain, kualitas tidur yang buruk dan suasana hati yang tertekan juga dengan berkurangnya kemungkinan mengingat peristiwa yang sebelumnya pernah dialami (yakni, aspek ‘kuantitatif’ dari memori kerja).
“Para peneliti lain sebelumnya telah mengaitkan masing-masing faktor ini secara terpisah dengan fungsi memori kerja secara keseluruhan. Penelitian kami mengkaji bagaimana faktor-faktor ini terkait dengan kualitas dan kuantitas memori. Penelitian ini termasuk yang pertama kali dilakukan,” kata Zhang.
“Kami menemukan, ketiga faktor tersebut saling terkait. Misalnya, manula lebih cenderung mengalami suasana hati negatif daripada orang dewasa yang lebih muda. Kualitas tidur yang buruk juga sering dikaitkan dengan suasana hati depresi,” kata Zhang.
“Pendekatan sedikit demi sedikit yang digunakan dalam sejumlah penelitian sebelumnya atas hubungan-hubungan ini, yakni mengkaji hubungan sebagai satu faktor yang berhubungan dengan kesehatan dan ingatan kerja, bisa membuka kemungkinan bahwa efek yang diamati dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain,” begitu ia menilai kelemahan penelitian sebelumnya.
Tim peneliti dari University of California, Riverside, ini juga yang pertama yang secara statistik mengisolasi efek tiga faktor tersebut terhadap kuantitas dan kualitas memori kerja.
Lewat hitungan statistik, mereka menemukan ketiga faktor di atas berkontribusi terhadap keluhan umum tentang berkurangnya memori. Namun, cara-caranya berbeda dan bahkan dapat dihasilkan dari mekanisme yang berpotensi independen di otak.
Temuan ini dapat mengarah pada intervensi dan perawatan untuk menangkal dampak negatif dari faktor-faktor berkurangnya kinerja memori kerja.
Para peneliti ini melakukan dua studi. Dalam studi pertama, mereka mengambil sampel responden 110 mahasiswa. Peneliti mengukur kualitas tidur dan suasana hati yang dilaporkan sendiri oleh responden dan mengukur hubungan independen mereka dengan ukuran eksperimental memori kerja.
Dalam studi kedua, para peneliti mengambil sampel 31 masyarakat umum dengan rentang usia 21 hingga 77 tahun. Dalam studi ini, para peneliti menyelidiki usia dan hubungannya dengan memori kerja.
“Kami lebih percaya tentang bagaimana tiga faktor ini mempengaruhi memori kerja,” kata Zhang. “Ini bisa memberi pemahaman lebih baik tentang mekanisme yang mendasari demensia terkait usia. Agar pikiran dapat bekerja sebaik-baiknya, penting bagi kaum lanjut usia untuk mendapatkan tidur yang berkualitas dan berada dalam suasana hati yang baik.” (Lin/nds)

Share ke Sosmed

Beri Komentarmu

Cari Lowongan Kerja

Lowongan kerja

jual beli online

jodoh online
Disclaimer : Kami tidak bertanggung jawab terhadap keseluruhan materi iklan yang tampil di situs ini. Seluruh materi iklan yang terdapat pada situs ini menjadi tanggung jawab masing-masing pemasang iklan.